SEMARANG, 19 Maret 2025 – Dalam rangka konsolidasi, PGRI Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan keagamaan sekaligus rapat koordinasi dengan pengurus PGRI Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Acara ini dipimpin langsung oleh Dr. Muhdi, S.H., M.Hum, Ketua PGRI Jawa Tengah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite I DPD RI. Rapat koordinasi dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh lebih dari 60 pengurus dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Refleksi Nuzulul Qur’an: Spiritualitas dan Dedikasi Guru
Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momen refleksi bagi para pendidik untuk meningkatkan integritas dan pengabdian dalam dunia pendidikan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah singkat yang menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an dalam membangun karakter bangsa. Dalam sambutannya, Dr. Muhdi menyampaikan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan kebangsaan kepada generasi muda.
“Momentum Nuzulul Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama para pendidik, bahwa tugas kita bukan sekadar mengajar, tetapi juga membangun karakter dan moral peserta didik. Pendidikan yang berkualitas harus didasarkan pada nilai-nilai luhur dan semangat keikhlasan,” ujar Muhdi.
Rapat Koordinasi: Konsolidasi dan Penguatan Organisasi
Rapat koordinasi ini membahas berbagai agenda strategis, termasuk konsolidasi kepengurusan baru di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, penguatan organisasi, serta tindak lanjut program-program kerja yang telah dirancang sebelumnya.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat antara lain:
Penyesuaian Jadwal Kegiatan Halal Bihalal – Hasil kesepakatan menetapkan bahwa kegiatan Halal Bihalal tingkat provinsi akan dilaksanakan pada Sabtu, 12 April 2025, guna menghindari bentrokan dengan jadwal kegiatan kabupaten/kota.
Penguatan Pengurus Baru – Disepakati bahwa akan ada program pelatihan bagi pengurus baru untuk meningkatkan pemahaman tentang tata kelola organisasi dan strategi advokasi pendidikan.
Perkembangan Pengangkatan P3K dan ASN – Ketua PGRI Jawa Tengah memberikan update terkait kebijakan pemerintah mengenai pengangkatan tenaga pendidik honorer menjadi P3K dan ASN yang dipercepat hingga Oktober 2025.
Peningkatan Kegiatan Pendidikan dan Sosial – PGRI Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan penguatan program keagamaan di bulan Ramadan.
Persiapan Konferensi Internasional ACT (ASEAN Council of Teachers) – PGRI Jawa Tengah mendorong keterlibatan pengurus dalam forum internasional guna memperluas wawasan dan jejaring pendidikan global.
Pesan dan Harapan
Dalam penutupan rapat, Dr. Muhdi menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi antar pengurus di semua tingkatan untuk memperkuat organisasi. Ia juga mengajak seluruh anggota PGRI untuk tetap berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Tengah.
“Kita adalah keluarga besar yang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun pendidikan di Indonesia. Mari kita terus menjaga komitmen, integritas, dan bekerja dengan penuh keikhlasan,” pungkasnya.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar PGRI terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak guru serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia.
0 Komentar